Guru Asyik

Ngajarnya Asyik Belajar Makin Asyik.

Mentoring Diet Online Mrs.Ticha

Mentoring Diet Berbasis Hypnoteraphy.

SAGUSABLOG (Satu Guru Satu Blog)

Kegiatan yang diprakarsai oleh IKatan Guru Indonesia dalam rangka meningkatkan keterampilan penguasaan teknologi guru berbasis blog.

Sabtu, 09 Januari 2021

Video Rangkuman dan Penjelasan Ciri-ciri, Struktur dan Reproduksi Fungi / Jamur

Halo guys,

Berikut video yang berisi rangkuman ciri-ciri Fungi/Jamur, 

Nantikan penjelasannya ada di bagian bawah ya...


Penjelasan, dalam vicon pembelajaran :


Jangan lupa untuk follow blognya, 
dan subscribe chanelnya Mrs.Ticha Guru Asyik untuk selalu up date materi baru.
Salam Semangat...


Selasa, 05 Januari 2021

Fungi/Jamur

Fungi atau jamur merupakan kingdom makhluk hidup yang beranggotakan makhluk hidup heterotrof dengan struktur khasnya berupa hifa atau benang-benang halus. Meskipun demikian, dalam keseharian kita tidak selalu menemukannya strukturnya dalam bentuk hifa, contohnya pada gambar berikut ini!
Carpus/Tubuh Buah

Gambar di atas menunjukan salah satu bentuk tubuh buah/carpus dari jamur.  Tubuh buah merupakan kumpulan dari miselium-miselium, sedangkan miselium merupakan sekumpulan hifa. 
Jamur sering kita jumpai dalam kehidupan keseharian kita, baik sebagai bahan pangan ( jamur tiram, jamur kuping, jamur kancing ), sebagai agen bioteknologi tradisional ( ragi/yeast) atau bahkan sebagai penyebab penyakit/parasit (jamur panu, ketombe). 
Coba perhatikan gambar di bawah ini!
Jamur Langka Truffle

Siapa sangka bahwa si hitam yang tampak buruk rupa ini merupakan ingredient mewah pada menu makanan Eropa yang termasuk dalam kingdom jamur. Bahkan (dikutip dari food.detik.com) untuk jenis lain, white truffle, harganya mencapai Rp 50,6 juta setiap 450 gramnya.
Wah, betapa istimewanya ciptaan Tuhan yang satu ini.
Yuk kita pelajari lebih mendalam karakteristiknya!

Karakteristik Jamur

Secara umum karakteristik jamur antara lain:
  • eukariotik (memiliki membran inti)
  • anggotanya ada yang uniseluler (satu sel) yaitu khamir/ragi/yeast; dan ada pula yang multiseluler yaitu kapang (berwujud jaringan hifa/miselium)
  • sifat hidupnya heterotrof, jamur tidak memiliki klorofil sehingga tidak dapat berfotosintesis
  • cara perolehan makanannya dengan menyerap/mengabsorbsi sari-sari makanan dari bahan organik (jamur saproba), dari inangnya (jamur parasit), atau dari patner simbiosisnya (jamur-jamur simbion mutualisme)
  • bereproduksi baik secara aseksual maupun seksual dengan menghasilkan spora (sehingga ada spora aseksual dan spora seksual)
Secara struktur, dibedakan menjadi jamur uniseluler dan jamur multiseluler. Keduanya memiliki kesamaan karakteristik berupa dinding sel yang tersusun atas kitin.

Jamur Uniseluler

Contoh jamur uniseluler misalnya adalah Sacharomyces cerevisiae.

Sacharomyces cerevisiae

Struktur dalam selnya adalah sebagai berikut: 

Jamur Multiseluler

Bentuk multiseluler dari jamur adalah hifa/benang halus. Benang-benang ini kemudian membentuk jaringan yang dikenal dengan istilah miselium. Pada beberapa divisi jamur, miselium-miselium dapat bergabung membentuk tubuh buah/carpus.

Hifa berasal dari perkecambahan spora, yang kemudian terus mengalami pembelahan sel, sehingga terus bertambah jumlah selnya, hingga membentuk jaringan miselium.

Hifa sendiri ada dua macam, 
  1. hifa septa/bersekat yaitu hifa yang memiliki septa di antara sel-sel yang terbentuk
  2. hifa asepta/tidak bersekat yaitu hifa yang tidak memiliki septa pemisah sel-sel hasil pembelahan, hal ini berakibat pada jumlah inti yang banyak pada hifa ini, sehingga disebut juga hifa senositik.
Pada jamur parasit, dikenal adanya haustorium, yaitu ujung hifa yang menembus sel inang dan berperan menyerap nutrisi dari inang.

Dalam perkembangannya miselium akan tumbuh berdasarkan peruntukannya,
  1. miselium vegetatif (miselium yang menyerap nutrisi)
  2. miselium generatif (miselium yang menghasilkan spora)

Struktur Hifa

Setelah kamu memahami strukturnya, hal lain yang menarik dari jamur adalah caranya dalam memperoleh nutrisi. Perhatikan gambar berikut!

Cara Jamur Makan
Original Picture : Photo by Sam Jotham from StockSnap

Cara Jamur Makan

Bagaimana hifa dengan strukturnya yang sederhana bisa memperoleh nutrisi yang bisa diserap? Begini penjelasannya!
Pencernaan yang terjadi pada jamur adalah pencernaan ekstraseluler, jadi jamur akan mengeluarkan enzim hidrolisis ke lingkungan. Dengan demikian bahan organik di sekitarnya akan terkena enzim tersebut dan membuatnya terurai menjadi bahan organik yang lebih sederhana yang bisa diserap oleh jamur. 

Ini menjelaskan bagaimana kedelai yang menjadi bahan baku tempe, berubah dari keras menjadi lebih lunak ketika jamur Rhizopus tumbuh dengan memanfaatkan nutrisi dari kedelai tersebut.

Reproduksi Jamur

Telah disebutkan sebelumnya bahwa jamur bereproduksi dengan menghasilkan spora, baik secara seksual maupun secara aseksual.

Aseksual

Miselium dewasa menghasilkan spora aseksual, spora aseksual ini kemudian akan berkecambah membentuk hifa, yang kemudian akan mengalami pembelahan sel hingga membentuk jaringan hifa/miselium.
Spora aseksual ada dua macam yaitu sporangiospora dan konidiaspora.

Seksual

Miselium dewasa mengalami peleburan dengan miselium dewasa lainnya, sengan peleburan tersebut berkumpulan inti dari kedua miselium, sehingga membentuk miselium dikariotik (berinti ganda) yang memiliki keistimewaan. Keistimewaan itu tampak pada perkembangan selanjutnya, dapat berupa bentuk perlindungan terhadap lingkungan ekstrem atau sifat tumbuh super cepat hingga mampu membentuk tubuh buah. Dari struktur perkembangan ini kemudian terbentuklah miselium generatif yang menghasilkan spora seksual (zigospora, askospora, basidiospora).


Nah, bagaimana sekarang? Sudah cukup mengenal Jamur dan memahami karakteristiknya? Siap lanjut ??
Yuuk kita pelajari pengelompokkannya, silakan klik disini ( Pengelompokkan Jamur )

Senin, 04 Januari 2021

Pembelajaran PKWU Kelas IX Semester 2 Kurikulum 2013 Terbaru / Kelas PKWU Mrs.Ticha

  


Hai guys...
Salam Sukses...

Selamat sudah menyelesaikan pembelajaran semester 1, 
Nah, yuk siap-siap jadi pebisnis kuliner di semester 2 ini, karena di kita akan belajar bidang Pengolahan dengan fokus usaha Makanan Internasional berbahan dasar lokal. 

Untuk dapat memahami kompetensi dasar apa saja yang harus kalian kuasai, mari simak bersama pada daftar berikut:

Kompetensi Pengetahuan PKWU Bidang Pengolahan Kelas XI semester 2

  • KD 3.6 : memahami perencanaan usaha pengolahan makanan internasional dari bahan nabati dan hewani meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi, dan pemasaran.
  • KD 3.7 : menganalisis sistem pengolahan makanan internasional dari bahan pangan nabati dan hewani berdasarkan daya dukung yang dimili oleh daerah setempat
  • KD 3.8 : memahami perhitungan titik impas (Break Event Point)  usaha pengolahn makanan international dari bahan pangan nabati dan hewani.
  • KD 3.9 : menganalisis strategi promosi produk usaha pengolahan makanan internasional dari bahan pangan nabati dan hewani
  • KD 3.10:  menganalisis laporan kegiatan usaha pengolahan makanan internatonal dari bahan pangan nabati dan hewani.

Kompetensi Keterampilan PKWU Bidang Pengolahan Kelas XI semester 2

  • KD 4.6 : menyusun perencanaan usaha pengolahan makanan internasional dari bahan nabati dan hewani meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi, dan pemasaran.
  • KD 4.7 : mengolah/membuat makanan internasional dari bahan pangan nabati dan hewani berdasarkan daya dukung yang dimili oleh daerah setempat
  • KD 4.8 : menghitung titik impas (Break Event Point)  usaha pengolahn makanan international dari bahan pangan nabati dan hewani.
  • KD 4.9 : melakukan promosi produk usaha pengolahan makanan internasional dari bahan pangan nabati dan hewani
  • KD 4.10:  menyusun laporan kegiatan usaha pengolahan makanan internatonal dari bahan pangan nabati dan hewani.
Dengan demikian ada 5 Bab/Materi yang akan kita pelajari bersama. 

Bab/Materi PKWU Bidang Pengolahan Kelas IX Semester 2:

  1. Ide dan Peluang Usaha Makanan Internasional
  2. Sistem Produksi Makanan International
  3. Perhitungan Titik Impas / Break Event Point 
  4. Strategi Promosi Usaha Makanan Internasional
  5. Laporan Usaha Makanan Internasional
Dikarenakan pada Januari 2021 ini, pandemi belum berakhir, maka pembelajaran masih dilakukan dalam bentuk Pembelajaran Jarak Jauh sampai adanya informasi lebih lanjut dari pihak berwenang. 

Untuk Pembelajaran PKWU Kelas XI di SMA Negeri 1 Cilacap (Kelas ampuan Mrs.Ticha) tetap via google classroom dengan harapan siswa telah cukup familiar dan mahir dalam penggunaannya. Sedangkan untuk konsultasi fast respon dilakukan via WA grup. 

Kegiatan belajar mengajar secara Daring yang direncanakan Mrs.Ticha secara berurutan :
  • Game  atau Nobar Film Pendek selama 10 menit 
  • Pre Test (Tes Awal) selamat maksimal 10 menit setelah game
  • Literasi/Video Conference/Diskusi Online selama 45 menit (akan diselang-seling)
  • Post Test selama 25 menit
  • Penugasan (Optional sesuai kebutuhan/tidak selalu ada)

Game 

Game atau permainan akan dilakukan setiap 10 menit awal pembelajaran, kalian akan memainkan permainan untuk mengaktifkan otak kanan dan mempersiapkan diri secara utuh untuk belajar PKWU. Selain itu pada awal pembelajaran dapat juga kita menyaksikan film pendek yang seru bersama.

Pre test dan post test digunakan untuk

  1. mengecek kehadiran siswa, karena link soal  akan dibuka 10 menit pertama dan akhir pada jadwal PKWU yang diatur sekolah
  2. mengukur keterserapan materi
  3. mengevaluasi pembelajaran dan melakukan perbaikan proses pembelajaran jarak jauh

Literasi

Pada tahap ini, kalian akan diberi waktu untuk membaca materi yang sudah dipersiapkan Mrs.Ticha dan atau menonton video pembelajaran yang sudah disediakan juga. Tahapan ini penting mengingat perubahan kebijakan ujian nasional menjadi asesmen nasional mulai diterapkan tahun ini (2021). 

Video Conference/Diskusi Online

Untuk mengefektifkan pencapaian kompetensi dasar baik pengetahuan atau pun keterampilan maka setelah kegiatan literasi diselenggarakan video conference atau diskusi online via Telegram grup. Pada tahap ini Mrs.Ticha berharap dapat memfasilitasi pendalaman materi apabila terdapat kesulitan-kesulitan dalam memahami materi. Selain itu menilai keaktifan kalian dan mengukur sejauh mana kemampuan literasi kalian dengan penguatan-penguatan materi juga pendidikan karakter.

Agenda literasi dan video conference dapat diselang-seling pada minggu yang berbeda atau dikombinasi pada satu pertemuan dengan pengaturan waktu tertentu.

Post Test

Di akhir pembelajaran, kalian akan mengerjakan evaluasi dalam bentuk post test untuk mengukur perubahan dan proses pembelajaran pada hari tersebut.

Penugasan

Apabila dibutuhkan pengambilan nilai keterampilan yang tidak dimungkinkan diambil saat vicon atau diskusi maka Mrs.Ticha akan memberikan tugas mandiri baik individu maupun kelompok.

Tambahan informasi:

Penilaian Akhir KD

Penilaian ini akan dilakukan setelah pembelajaran jarak jauh terkait KD tersebut terselesaikan, dan akan diumumkan seminggu sebelum pelaksanaan.


Demikian gambaran pembelajaran PKWU Kelas XI Semester 2 yang akan kita laksanakan bersama. 
Jika ada pertanyaan silakan tulis di kolom komentar atau bisa japri via WA 

Semester ini kita pun akan melanjutkan Project Show Me Who You Are serta melakukan berbagai pemberdayaan diri yang akan Mrs. Ticha kemas dalam bentuk kegiatan yang seru dan asyik. 
Jika di semester 1 kalian telah berlatih mengenal diri, menggali potensi diri, juga menyusun Rencana Masa Depan. Nah, semester ini kita take action, untuk benar-benar mengembangkat bakat dan potensi diri. Karena itu yuk semangat bersama....

Terima kasih,




Jumat, 01 Januari 2021

Pembelajaran Biologi Kelas X Semester 2 Kurikulum 2013 Terbaru / Kelas Bio Mrs.Ticha

 


Halo siswa-siswi kelas X, 
Salam Semangat...

Selamat sudah menyelesaikan pembelajaran semester 1, 
Yuk simak materi biologi apa saja yang akan kita pelajari di semester 2!

Terdapat 5 kompetensi dasar pengetahuan dan 5 kompetensi dasar keterampilan yang harus kalian tuntaskan. 

Kompetensi Pengetahuan Biologi Kelas X semester 2

  • KD 3.7 : mengelompokkan jamur berdasarkan ciri-ciri, cara reproduksi, dan mengaitkan perananya dalam kehidupan
  • KD 3.8 : mengelompokkan tumbuhnan ke dalam divisio berdasarkan ciri-ciri umum serta mengaitkan perannannya dalam kehidupan
  • KD 3.9 mengelompokkan hewan ke dalam filum berdasarkan lapisan tubuh, rongga tubuh, simetri tubuh dan reproduksi
  • KD 3.10 : menganalisis komponen-komponen ekosistem dan interaksi antar komponen tersebut
  • KD 3.11 : menganalisis data perubahan lingkungan penyebab dan dampaknya bagi kehidupan

Kompetensi Keterampilan Biologi Kelas X semester 2

  • KD 4.7 : menyajikan laporan hasil investigasi tentang keanekaragaman jamur dan perannnya dalamkehidupan
  • KD 4.8 : menyajikan laporan hasil pengamatan dan analisis fenetik dan filogenik tumbuhan serta peran dalam kehidupan
  • KD 4.9 : menyajikan laporan perbandingan kompleksitas lapisan penyususn tubuh hewan (diploblastik dan triploblastik, simetri tubuh, rongga tubuh dan reproduksinya.
  • KD 4.10 : menyajikan karya yang menunjukkan interaksi antara komponen ekosistem (jaring-jaring makanan dan siklus biogeokimia)
  • KD 4.11 merumuskan gagasan pemecahan masalah perubahan lingkungan yang terjadi di lingkungan sekitar
Dengan demikian ada 5 Bab/Materi yang akan kita pelajari bersama. 

Bab/Materi Biologi Kelas X Semester 2:

  1. Fungi/Jamur
  2. Plantae/Tumbuhan
  3. Animalia/Hewan
  4. Ekosistem
  5. Perubahan Lingkungan
Dikarenakan pada Januari 2021 ini, pandemi belum berakhir, maka pembelajaran masih dilakukan dalam bentuk Pembelajaran Jarak Jauh sampai adanya informasi lebih lanjut dari pihak berwenang. 

Untuk Pembelajaran Biologi Kelas X di SMA Negeri 1 Cilacap (Kelas ampuan Mrs.Ticha) tetap via google classroom dengan harapan siswa telah cukup familiar dan mahir dalam penggunaannya. Sedangkan untuk konsultasi fast respon dilakukan via WA grup. 

Kegiatan belajar mengajar secara Daring yang direncanakan Mrs.Ticha secara berurutan :
  • Game  atau Nobar Film Pendek selama 10 menit 
  • Pre Test (Tes Awal) selamat maksimal 15 menit setelah game
  • Literasi selamat 45 menit
  • Video Conference/Diskusi Online selama 45 menit
  • Post Test selama 25 menit
  • Penugasan (Optional sesuai kebutuhan/tidak selalu ada)

Game 

Game atau permainan akan dilakukan setiap 10 menit awal pembelajaran, kalian akan memainkan permainan untuk mengaktifkan otak kanan dan mempersiapkan diri secara utuh untuk belajar Biologi. Selain itu pada awal pembelajaran dapat juga kita menyaksikan film pendek yang seru bersama.

Pre test dan post test digunakan untuk

  1. mengecek kehadiran siswa, karena link soal  akan dibuka 15 menit pertama dan akhir pada jadwal biologi yang diatur sekolah
  2. mengukur keterserapan materi
  3. mengevaluasi pembelajaran dan melakukan perbaikan proses pembelajaran jarak jauh

Literasi

Pada tahap ini, kalian akan diberi waktu untuk membaca materi yang sudah dipersiapkan Mrs.Ticha dan atau menonton video pembelajaran yang sudah disediakan juga. Tahapan ini penting mengingat perubahan kebijakan ujian nasional menjadi asesmen nasional mulai diterapkan tahun ini (2021). 

Video Conference/Diskusi Online

Untuk mengefektifkan pencapaian kompetensi dasar baik pengetahuan atau pun keterampilan maka setelah kegiatan literasi diselenggarakan video conference atau diskusi online via WA grup. Pada tahap ini Mrs.Ticha berharap dapat memfasilitasi pendalaman materi apabila terdapat kesulitan-kesulitan dalam memahami materi. Selain itu menilai keaktifan kalian dan mengukur sejauh mana kemampuan literasi kalian dengan penguatan-penguatan materi juga pendidikan karakter.

Post Test

Di akhir pembelajaran, kalian akan mengerjakan evaluasi dalam bentuk post test untuk mengukur perubahan dan proses pembelajaran pada hari tersebut.

Penugasan

Apabila dibutuhkan pengambilan nilai keterampilan yang tidak dimungkinkan diambil saat vicon atau diskusi maka Mrs.Ticha akan memberikan tugas mandiri baik individu maupun kelompok.

Tambahan informasi:

Penilaian Akhir KD

Penilaian ini akan dilakukan setelah pembelajaran jarak jauh terkait KD tersebut terselesaikan, dan akan diumumkan seminggu sebelum pelaksanaan.


Demikian gambaran pembelajaran Biologi Kelas X Semester 2 yang akan kita laksanakan bersama. 
Jika ada pertanyaan silakan tulis di kolom komentar atau bisa japri via WA 
Terima kasih, salam semangat....


Minggu, 15 November 2020

STRATEGI PEMASARAN PADA USAHA PEMBENIHAN LELE

 Strategi Pemasaran dan Promosi dalam Usaha Pembenihan Lele


Pengertian Pemasaran yang mudah dipahami salah satunya disampaikan oleh Tung Dasem Waringin yang dimuat di laman projasaweb.com menyebutkan bahwa pemasaran merupakan media komunikasi dalam mendapatkan nilai plus yang jauh lebih tinggi pada produk.


Dalam laman yang sama pemasaran disebutkan sebagai sebuah perencanaan yang didalamnya melibatkan pengelolaan jasa dan barang, penetapan harga, kegiatan promosi sekaligus distribusinya dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat.


Pemasaran sendiri meliputi:

1. Digital Marketing

2. Search Engine Optimization (SEO)

3. Search Engine Marketing (SEM)

4. World of Mouth Marketing

5. Call to Action (CTA)

6. Relationship Marketing


Penjelasan untuk masing-masing jenis pemasaran adalah sebagai berikut:

Digital marketing merupakan pemasaran yang mengunakan teknologi digital sebagai sarana/medianya, bisa melalui medsos, SEO, SEM, dll. SEO adalah salah satunya, yakni dengan melakukan sejumlah langkah optimasi agar websitenya ada pada peringkat teratas mesin pencarian. Sedangkan SEM apabila diwujudkan dalam bentuk iklan digital.


Cara manual yang ampuh yakni dengan world of mouth marketing yaitu review dari mulut ke mulut. 


Call to action (CTA) berarti dengan menggunakan website untuk mengenalkan dan memasarkan produk.


Relationship marketing merupakan teknik pemasaran yang melibatkan keloyalan konsumen, sehingga lebih mudah mengenalkan produk baru.


Pemasaran sendiri memiliki beberapa fungsi, diantaranya:

- fungsi pertukaran 

- fungsi ditribusi fisik

- fungsi perantara


Tujuannya yaitu

- mengenalkan produk

- mencapai target pejualan

- memastikan kepuasan konsumen

- menyusun strategi lanjutan

- bermitra


Intinya sekalipun produk yang dihasilkan bagus, seorang oengusaha tetap harus menyusun strategi pemasaran agar produknya laku terjual nantinya.


Strategi pemasaran dalam https://www.jurnal.id/id/blog/cara-efektif-memasarkan-bisnis-ikan-lele/ disebutkan ada 8 langkah.Langkah tersebut antara lain:

1. membuat kerja sama dengan pengusaha kuliner berbahan baku lele

2. menyuplai lele dipasar untuk memenuhi kkebutuhan padar

3. membangun kerjasama dengan restoran.

4. menjalin kerja sama dengan supermarket

5. membuka usaha sendiri

8. pasang iklan di internet atau media sosial.







Senin, 19 Oktober 2020

Pendederan Lele

Tiga minggu setelah penetasan telur, larva lele telah tumbuh menjadi benih-benih lele berukuran 1-2 cm.
Benih Lele

Benih-benih ini pun siap untuk memasuki tahap pendederan. Pendederan merupakan proses pemeliharaan benih hasil "penetasan telur-pemeliharaan larva" hingga mencapai ukuran tertentu yang siap untuk ditebar di kolam pembesaran.

Tahap pendederan sangat krusial dalam Pembenihan, karena bertujuan untuk membiasakan benih lele dengan makanan dan lingkungannya. Selain itu juga dimanfaatkan untuk sekaligus menggolong-golongkan benih lele berdasarkan kualitas dari kecepatan pertumbuhannya.

Tempat yang dipergunakan untuk pendederan diatur kondisi lingkungannya dalam rangka menekan mortalitas/kematian dari benih lelenya. Pasalnya benih-benih ini masih sangat rentan terhadap serangan hama.

Pendederan meliputi dua segmen, yaitu
  1. segmen satu /tahap pertama : pemeliharaan benih 1-3 cm selama 2-3 minggu sehingga mencapai ukuran 3-5 cm
  2. segmen dua / tahap kedua : pemeliharaan benih 3-5 cm selama 30 hari sehingga mencapai ukuran 8-12 cm
Adapun tahapan-tahapan pendederan adalah sebagai berikut:
1. Persiapan Kolam Pendederan
  • kolam disarankan tidak terlalu luas untuk mempermudah pengontrolan
  • luas kolam yang bisa digunakan 2x3 m2 atau 3x4 m2
  • kedalaman kolam 0,75 cm - 1 m
  • dilengkapi kamalir (cerukan kecil yang lebih dalam dibanding lainnya untuk menampung panenan benih)
  • jika menggunakan kolam tembok atau tanah gunakan jaring halus agar benih tidak bisa melintasi saluran air
  • disarankan menggunakan kolam jaring
  • keringkan kolam untuk membunuh bibit penyakitnya
  • tambahkan pupuk berupa kotoran ayam kurang lebih 200-300 gram/m2, selain itu juga pupuk TSP dan urea 10 gram/m2 untuk menyuburkan kolam tanah
  • tambahkan pula 25-30 gram/m2 kapur dolomit untuk menaikkan tingkat keasaman tanah dan membantu membunuh bibit penyakit
  • isi air dengan kedalaman 40-50 cm agar benih dapat mengambil oksigen dengan baik
  • biarkan kolam selama seminggu dengan tujuan menumbuhkan pakan alami
2. Penebaran atau Pelepasan benih
  • pastikan menebar benih 1-3cm / umur 3 minggu dengan kepadatan yang sesuai yaitu 500-700 ekor/m2
  • lakukan pada pagi atau sore untuk menghindari stress benih
  • masukkan benih dalam wadah penuh air kolam
  • masukkan wadah ke kolam pendederan, lalu miringkan untuk melepas benih ( air wadah menyatu dengan air kolam)
3. Pemeliharaan Benih
    Untuk memelihara benih ada tiga hal utama yang diperhatikan yaitu
  1. pakan : Pakan diberikan tiga kali dalam sehari, dalam bentuk tepung pelet. tepung pelet yang digunakan memiliki kadar 40%. tidak boleh memberi pakan berlebihan karena bila tidak habis membuat sisa pelet menumpuk dan membentuk amonia yang beracun bagi ikan/
  2. kualitas air : menggunakan air mengalir sistem paralon dengan debit kecil.
  3. hama dan penyakit : pencegahan hama seperti belut , katak, kadal dan ular dengan menggunakan anyaman bambu untuk menutup kolam, serta menjaga kualitas dan kuantitas air untuk mencegah penyakit yaitu dengan menjaga pH air.
4. Pemanenan Segmen 1
  • dilakukan 2-3 mingggu setelah ukuran menjadi 3-5 cm
  • waktu yang paling baik adalah pagi atau sore
  • kolam dikeringkan hingga menyisakan air di kamalir
  • benih diambil dengan sair
  • tingkat mortalitasnya sekitar 25-30 % dari jumalh yang ditebar
  • cara menyeleksi bibitnya menggunakan grader (saringan dengan diameter tertentu) ukuran 3-5 cm.- benih grade a yang dipanen dalam waktu 18 hari
Grader/alat grading


  • benih grade b yang dipanen 21 hari
  • sisanya benih grade c
5. Pendederan Tahap Kedua
  • langkah-langkahnya sama dengan pendederan tahap satu hanya saja kepadatannya menjadi 250-300 ekor/m2
  • lama waktu pemeliharaan 30 hari
  • benih hasil segmen 2 berukuran 8-12 cm
Referensi :
http://carapetunjukbudidaya.blogspot.com/2013/06/budidaya-ikan-lele-pendederan.html
https://www.daquagrotechno.org/cara-pendederan-benih-ikan-lele/
https://empangqq.com/2015/03/02/cara-ternak-lele-mulai-dari-pendederan-sampai-pembesaran/
https://alamtani.com/pembenihan-ikan-lele/
x

Senin, 05 Oktober 2020

Pemanenan dan Penetasan Telur Lele / Persiapan Pembenihan

Pemanenan dan Penetasan Telur Lele

Tahapan setelah Pemijahan Ikan Lele adalah Pemanenan Telur dan Penetasan Telur

Sebenarnya pada saat mempersiapkan kolam untuk pijah, sebaiknya pembudidaya sekaligus mempersiapkan kolam penetasan. Mengapa? Tujuannya adalah untuk mengurangi tingkat mortalitas pada larva lele baik karena keadaan abiotik kolam pijang yang kurang sesuai dengan kebutuhan larva juga karena ancaman dari induknya sendiri. 

Kolam penetasan disarankan menggunakan akuarium. Pasalnya kolam yang langsung terkena sinar matahari dan hujan dapat menyebabkan kematian pada larva dikarenakan suhu tidak stabil.

Kolam penentasan diisi dengan air dengan ketinggian 20-30 cm, lalu diberi methylen blue. 


Methylen blue merupakan bakterisida dan fungisida untuk akuarium, sehingga air untuk penetasan terjamin kesterilannya dari bibit penyakit.

Dosis yang dianjurkan untuk penggunaan methylen blue adalah 2mg/liter. 

Kolam penetasan dilengkapi dengan dua alat penting:

1. aerator : untuk mengaerasi kolam/menambah jumlah oksigen terlarut.

2. water heater : untuk meningkatkan suhu air, sehingga tercipta kondisi ideal 24-26 derajat Celcius.


Telur ikan lele sendiri bersifat adesif/melekat kuat pada substrat, sehingga akan menempel pada kakaban yang disediakan pada kolam pijah. 

Keesokkan hari setelah pemijahan telur-telur yang menempel pada kakaban tersebut diangkat dengan hati-hati untuk dipindahkan ke kolam penetasan.

Posisi kakaban disesuaikan agar rata dan memastikan telur-telur berada dibagian bawah dan terendam air.

Telur-telur yang berhasil dibuahi akan berwarna kuning cerah kecoklatan, selain itu pada permukaan kolam tampak seperti ada lapisan minyak. Sedangkan telur-telur yang gagal dibuahi akan berwarna putih.

Oleh karena itu telur-telur ini perlu dipindahkan segera agar tidak mengkontaminasi telur yang sehat.

Penetasan telur sendiri dapat terjadi 18-24 jam setelah pemijahan.

Perawatan Telur

Untuk menjaga kualitas air selama menunggu penetasannya, air diberi sedikit aliran melalui aerasi menggunakan aerator. 

Jika penetasan berhasil maka larva akan berkumpul di dasar kolam. Kakaban kemudian dipindahkan/diangkat.

Larva tetasan akan mulai menyebar setelah berumur 2 hari, sampai 3 hari pembudidaya tidak perlu memberi pakan sebab sumber makanan larva berasal dari kuning telurnya sendiri.

Pada hari keempat barulah pakan alami diberikan yaitu berupa cincangan cacing rambut/tubifex atau kutu air/daphnia. Frekuensi pemberian pakan adalah dua kali sehari pagi dan sore hari. Alasan pemberian pakan alami adalah menghindari penurunan kualitas air akibat sisa pakan buatan yang mengendap.

Untuk mempertahankan kehidupan larva ini pembudidaya harus rajin mengganti air yakni setiap 2-3 hari sekali, dengan teknik penyiponan. 

Teknik ini menggunakan selang yang diisap lalu diarahkan ke dasar kolam untuk membersihkan kotoran di dasar kolam tersebut. Air yang diganti kurang lebih 50-70%.

Proses pemeliharaan ini berlangsung 7-10 hari hingga larva siap dipanen sebagai benih ukuran 1-1,5 cm.

Referensi:

https://suksesmina.wordpress.com/2013/02/08/5-menit-memahami-pembenihan-lele-dumbo/

http://www.bibitikan.net/cara-pemeliharaan-telur-dan-larva-ikan-lele/

https://kabartani.com/langkah-perawatan-larva-ikan-lele-dari-penetasan.html

https://www.dunia-perairan.com/2018/09/tahapan-perawatan-dan-penetasan-telur.html

http://www.alamikan.com/2012/05/metil-biru-methylene-blue.html