Pengantar Algoritma: Mengapa Urutan Langkah Itu Penting?
Perhatikan soal berikut:
Ada yang menjawab 20, ada juga yang menjawab 14. Menariknya, perbedaan jawaban ini bukan karena tidak bisa berhitung, melainkan karena perbedaan urutan langkah penyelesaian.
1. Kerjakan perkalian terlebih dahulu: 3 × 4 = 12
2. Lanjutkan penjumlahan: 2 + 12 = 14
Dari contoh sederhana ini, kita belajar bahwa urutan langkah sangat menentukan hasil. Prinsip inilah yang menjadi dasar dari algoritma.
Apa Itu Algoritma?
Menurut Donald Knuth, algoritma adalah sekumpulan aturan berhingga yang memberikan urutan proses untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu.
Secara sederhana, algoritma dapat dipahami sebagai:
Sifat-Sifat Penting Algoritma
Agar dapat disebut sebagai algoritma yang baik, suatu langkah penyelesaian masalah harus memiliki sifat-sifat berikut:
- Memiliki masukan (input)
- Menghasilkan keluaran (output)
- Setiap langkah jelas dan tidak ambigu (definiteness)
- Berakhir setelah sejumlah langkah terbatas (finiteness)
- Efektif dan dapat dilaksanakan (effectiveness)
Jika satu saja dari sifat ini tidak terpenuhi, maka algoritma dapat menghasilkan kesalahan atau bahkan tidak bisa dijalankan.
Tujuan Algoritma dalam Pemrograman
- Memecah masalah kompleks menjadi langkah-langkah sederhana
- Memberikan gambaran sistematis sebelum dituliskan ke dalam kode program
- Meminimalkan kesalahan (error) saat menulis program
- Meningkatkan efisiensi waktu komputasi dan penggunaan sumber daya
Dalam pemrograman komputer, algoritma merupakan proses berpikir sistematis untuk menyusun solusi masalah sebelum diterjemahkan ke dalam bahasa pemrograman seperti Python.
Membandingkan Algoritma: Tidak Hanya Benar atau Salah
Dua algoritma bisa saja sama-sama menghasilkan jawaban yang benar, tetapi kualitasnya bisa berbeda. Oleh karena itu, algoritma dapat dibandingkan dari beberapa sudut pandang berikut:
| Aspek | Penjelasan |
|---|---|
| Kebenaran (Correctness) | Apakah algoritma menghasilkan output yang benar sesuai tujuan? |
| Efisiensi Waktu | Seberapa cepat algoritma menyelesaikan masalah (time complexity)? |
| Efisiensi Memori | Seberapa besar sumber daya memori yang digunakan? |
| Kemudahan Dipahami | Apakah langkah-langkahnya mudah dipahami dan diimplementasikan? |
Sama seperti pada soal 2 + 3 × 4, algoritma yang salah urutan tetap menghasilkan jawaban, tetapi jawabannya keliru. Komputer tidak akan memperbaiki kesalahan tersebut.
Mengapa menurutmu komputer sangat membutuhkan algoritma yang jelas dan runtut? Apa akibatnya jika satu langkah saja tertukar?
Pada materi selanjutnya, kita akan belajar bagaimana algoritma ini dituliskan ke dalam bahasa pemrograman Python agar dapat dijalankan oleh komputer.
.png)






0 komentar:
Posting Komentar