🌿 Interaksi Biotik dan Abiotik
Makhluk hidup tidak dapat hidup tanpa lingkungan fisiknya. Setiap organisme selalu berinteraksi dengan komponen abiotik di sekitarnya.
Interaksi inilah yang menentukan:
- tempat hidup organisme
- cara bertahan hidup
- jumlah populasi
- kelangsungan suatu ekosistem
🌱 Tumbuhan dan Faktor Abiotik
Tumbuhan sangat bergantung pada lingkungan fisik.
- Cahaya matahari → menentukan laju fotosintesis
- Air → berperan dalam transport zat dan metabolisme
- Tanah → menyediakan unsur hara
- pH tanah → memengaruhi penyerapan mineral
📘 Contoh
Tanaman teh tumbuh baik di tanah agak asam, sedangkan padi tumbuh optimal di tanah berlumpur yang kaya air.
Tanaman teh tumbuh baik di tanah agak asam, sedangkan padi tumbuh optimal di tanah berlumpur yang kaya air.
🐾 Hewan dan Faktor Abiotik
Hewan menyesuaikan diri dengan lingkungan abiotiknya.
- Suhu memengaruhi aktivitas dan metabolisme
- Air menentukan daerah persebaran hewan
- Oksigen dibutuhkan untuk respirasi
🔎 Contoh
Ikan hanya dapat hidup di air yang mengandung oksigen terlarut yang cukup.
Ikan hanya dapat hidup di air yang mengandung oksigen terlarut yang cukup.
🧍 Manusia dan Lingkungan Abiotik
Manusia adalah makhluk hidup yang paling besar pengaruhnya terhadap lingkungan abiotik.
Interaksi manusia dengan lingkungan dapat bersifat:
- Positif: reboisasi, konservasi tanah, pengelolaan air
- Negatif: penebangan hutan, pencemaran air dan udara
💭 Renungkan
Ketika manusia mengubah lingkungan, manusia pula yang akan merasakan dampaknya.
Ketika manusia mengubah lingkungan, manusia pula yang akan merasakan dampaknya.
🔄 Hubungan Timbal Balik
Interaksi biotik–abiotik bersifat dua arah:
- Abiotik memengaruhi kehidupan makhluk hidup
- Makhluk hidup dapat mengubah kondisi abiotik
Contoh:
- Tumbuhan menyerap air dan mineral dari tanah
- Akar tumbuhan membantu mencegah erosi
- Hutan menjaga suhu dan kelembapan lingkungan
📘 Catatan Penting
Interaksi biotik dan abiotik membentuk keseimbangan ekosistem.
Interaksi biotik dan abiotik membentuk keseimbangan ekosistem.
💭 Refleksi
Mengapa kerusakan hutan dapat memicu banjir, kekeringan, dan perubahan iklim mikro?
Mengapa kerusakan hutan dapat memicu banjir, kekeringan, dan perubahan iklim mikro?
.png)






0 komentar:
Posting Komentar