Membandingkan Algoritma: Mana yang Lebih Baik?
Oleh karena itu, algoritma perlu dibandingkan dari berbagai segi berikut.
1. Kebenaran (Correctness)
Kebenaran menunjukkan apakah algoritma menghasilkan output yang sesuai dengan tujuan. Algoritma yang salah urutan langkahnya, seperti pada contoh 2 + 3 × 4, tetap menghasilkan output, tetapi output tersebut keliru.
2. Kompleksitas Waktu (Time Complexity)
Kompleksitas waktu berkaitan dengan seberapa lama waktu yang dibutuhkan algoritma untuk menyelesaikan suatu masalah seiring bertambahnya ukuran data.
Algoritma yang terlihat cepat untuk data kecil belum tentu efisien ketika data menjadi sangat besar.
Mengurutkan 10 angka terasa cepat dengan cara apa pun, tetapi mengurutkan 1 juta data memerlukan algoritma yang efisien.
3. Kasus Terburuk (Worst Case)
Penilaian algoritma sering menggunakan kasus terburuk, yaitu kondisi paling tidak menguntungkan yang mungkin terjadi.
Hal ini penting karena komputer harus tetap mampu bekerja meskipun berada pada kondisi yang paling berat.
4. Penggunaan Memori dan Skalabilitas
Selain waktu, algoritma juga dinilai dari penggunaan memori. Algoritma yang baik adalah algoritma yang tetap dapat digunakan ketika ukuran data terus bertambah.
Kemampuan algoritma untuk menangani pertumbuhan data ini disebut skalabilitas.
Algoritma yang tidak skalabel mungkin bekerja baik untuk data kecil, tetapi gagal atau sangat lambat untuk data besar.
5. Stabilitas Algoritma
Stabilitas berkaitan dengan apakah algoritma mempertahankan urutan data yang memiliki nilai sama.
Pada beberapa kasus, seperti pengurutan data siswa berdasarkan nilai, stabilitas menjadi penting agar data lain (misalnya nama atau nomor absen) tidak berubah urutan secara tidak diinginkan.
6. Kemudahan Implementasi
Tidak semua algoritma yang paling efisien adalah algoritma yang paling mudah diimplementasikan.
Algoritma yang sederhana dan mudah dipahami sering kali lebih dipilih, terutama untuk masalah dengan skala kecil atau menengah.
7. Kegunaan Praktis
Dalam praktik, pemilihan algoritma harus mempertimbangkan:
- Ukuran dan jenis data
- Ketersediaan waktu dan sumber daya
- Kebutuhan akurasi dan kecepatan
- Kemudahan pengembangan dan pemeliharaan program
Oleh karena itu, tidak ada satu algoritma yang selalu paling baik untuk semua masalah.
Mengapa menurutmu algoritma yang benar belum tentu menjadi algoritma terbaik?
Pada materi selanjutnya, kita akan mulai menerjemahkan algoritma ke dalam bentuk pseudocode dan bahasa pemrograman Python.
.png)






0 komentar:
Posting Komentar