⚡ Grafik Potensial Aksi
Memahami perubahan muatan listrik saat impuls saraf merambat
Saat neuron menerima rangsangan, terjadi perubahan muatan listrik pada membran sel. Perubahan ini disebut potensial aksi. Grafik berikut menunjukkan bagaimana tegangan membran berubah dari keadaan istirahat hingga kembali normal.
Tahapan Potensial Aksi
1. Potensial Istirahat (-70 mV)
Membran neuron berada dalam keadaan stabil. Konsentrasi ion natrium (Na⁺) lebih tinggi di luar sel, sedangkan ion kalium (K⁺) lebih tinggi di dalam sel.
2. Depolarisasi
Ketika rangsangan mencapai ambang batas, saluran Na⁺ terbuka semua. Ion natrium masuk dengan cepat sehingga bagian dalam membran menjadi positif.
3. Repolarisasi
Setelah mencapai potensial aksi saluran Na⁺ menutup, kemudian saluran K⁺ terbuka. Ion kalium keluar dari sel sehingga muatan membran kembali negatif.
4. Hiperpolarisasi
Kalium keluar sedikit berlebihan sehingga potensial membran menjadi lebih negatif daripada keadaan istirahat.
5. Kembali ke Potensial Istirahat
Pompa natrium-kalium mengembalikan distribusi ion ke kondisi semula.
💡 Fakta Penting
- Potensial aksi bersifat "semua atau tidak sama sekali".
- Kekuatan impuls selalu tetap, tidak berkurang sepanjang akson.
- Semakin kuat rangsangan, semakin sering neuron menghasilkan impuls.
- Inilah alasan sistem saraf dapat merespons sangat cepat.






0 komentar:
Posting Komentar